Cerita :
Pada zaman dahulu kala, di sebuah negeri di Aceh, hidup dua orang kakak-beradik yang bernama Beungong Meulu dan Beungong Peukeun, mereka hidup sebatang kara. Saat hendak pulang dari mencari udang, dia melihat sebuah benda yang menarik hatinya. Ternyata benda itu sebutir telur. Sesampainya di rumah, direbusnya telur tadi dan dimakannya. Sungguh aneh, keesokan harinya Beungong Peukeun telah berubah menjadi seekor naga.Keesokan harinya Beu¬ngong Peukeun mengajak adiknya meninggalkan gubuk mereka dengan membawa tiga kuntum bunga di belakang gubuk mereka. Saat melewati sungai besar tiba-tiba muncul seekor naga yang marah dan mereka bertarung. Di tengah perjalanan mereka kembali dihadang seekor naga yang besar. Kembali terjadi pertarungan. Setelah menang bertarung, kakak-beradik itu kembali melanjutkan perjalanan menyeberangi lautan. Rupanya di tengah perjalanan menyeberangi lautan tersebut, Beungong Peukeun kembali diserang seekor naga. Kali ini naga yang sangat besar, bunga di tangan Bungeuong Meulu pada pertarungan sebelumnya layu, tetapi bunga tersebut tidak layu saat melawan naga ini. Saat mengetahui dirinya akan kalah, Beungong Peukeun melemparkan adiknya dari punggungnya dan tersangkut di sebuah pohon milik seorang saudagar kaya yang kemudian menikahinya. selama menjadi istri saudagar kaya tersebut, Beungong Meulu tak pernah bicara ataupun tersenyum. Dia selalu diam dan tampak sedih. Maka su¬atu hari suaminya berpura-pura mati sehingga anaknya menangis tersedu-sedu, “O Anakku, ibu tahu bagaimana sedihnya hati bila ditinggal orang yang kita cintai. Ibu dulu kehilangan kakak ibu yang terbunuh oleh seekor naga di lautan. Bahkan hingga kini ibu tidak dapat menghilangkan rasa sedih itu.” akhirnya sang suami pun bangun dan mengajak Beungong Meulu ke lautan lalu melihat tulang-tulang berserakan.Akhirnya dikumpulkannya tulang tersebut dan Beungong Meulu lalu berdoa dan tiba-tiba tulang tersebut berubah menjadi Beungong Peukeun. Suatu Hari Beungong Peukun mengikuti sayembara yang diadakan oleh penguasa negeri seberang, yang dihalamannya terdapat gunung dikarenakan mata ikan yang terlempar karena Beungong Peukeun. Beungong Peukeun pun berhasil menyingkirkan gunung tersebut dengan pedang sakti miliknya dan dia pun menikah dengan putri penguasa tersebut
(Cerita di atas hanya mengutip dari Cerita Rakyat Beungong Peukun dan Beungong Meulu)
Character :
-Beungong Peukun
-Beungong Meulu
*Game tersebut rencananya akan berbasis VN (Visualisasi Novel), jadi kita hanya menggerakkan si player saja
*Mungkin nanti akan dimasukkan battle system SBS atau ABS
Selasa, 13 April 2010
Langganan:
Komentar (Atom)



<$BlogCommentBody$>
<$BlogCommentDeleteIcon$>